9 September 2010

Dear Ramadhan,

Sebulan engkau telah bersama kami dan kini telah kau ucap salam perpisahan (lagi). Ramadhan, berat rasa hati ini melepas kepergianmu karena terlalu banyak tawaran kebaikan dan keramahanmu kami abaikan. Namun apa daya, hanya doa harapan kita kan berjumpa (lagi).

Ramadhan, sebelas bulan (lagi) kami kan menantimu dan sebelas bulan (lagi) semoga kita kan bertemu.

Ramadhan, salam maaf kami titipkan dan keberkahan yang kami harapkan.

Selamat jalan bulanku penuh berkah; kerinduan kan tetap ada dihati kami hingga kita berjumpa lagi.

–kacabiru–