Di antara rak-rak buku kami bermain kata-kata,
a ,b, c, d, e hingga z tertuang dalam lembar putih tak bernoda.
Ah…tak puas kami melahap satu teori saja.
Kesunyian, kesenyapan dinding-dinding bata menelan semua itu begitu saja.
Bertahun-tahun mereka menyimak drama debat terbuka
Dan mereka hanya tertawa.
Ah..tak cukup kalian dengan teori buku terbuka,
Lihatlah dengan kacamata fakta yang ada,
Seolah mereka berkata.

–kacabiru–