Layaknya pembeli yang datang ke sebuah toko, datang dan pergi begitu saja, begitulah kehidupan ini berjalan. Tak ada yang perlu ditangisi ataupun disesali walaupun seringkali menyesakkan karena kenangan-kenangan yang tercipta tak akan terlupakan begitu saja. Sesingkat apapun kedatangan itu, tetap akan meninggalkan jejak yang tak akan tertutup oleh jejak langkah selanjutnya begitu saja.

Tak ada seorang pun yang tahu kapan saatnya kedatangan itu menghampiri atau kepergian itu mengiringi, namun kita harus tetap bersyukur untuk kesempatan yang diberikan untuk bisa mengenal satu sama lain. Tak peduli berapa pun jauhnya kepergian itu melangkah, suatu saat pasti kan ada kesempatan untuk bertemu lagi.

Aihh..jadi ingat satu lagu lawas nih, “Kisah Klasik untuk Masa Depan” by SO7

Jabat tanganku, mungkin untuk yang terakhir kali
Kita berbincang tentang memori di masa itu
Peluk tubuhku usapkan juga air mataku
Kita terharu seakan tidak bertemu lagi
Bersenang-senanglah
Karena hari ini yang ‘kan kita rindukan
Di hari nanti sebuah kisah klasik untuk masa depan
Bersenang-senanglah
Karena waktu ini yang ‘kan kita banggakan di hari tua

Sampai jumpa kawanku
S’moga kita selalu
Menjadi sebuah kisah klasik untuk masa depan
Sampai jumpa kawanku
S’moga kita selalu

Menjadi sebuah kisah klasik untuk masa depan

Bersenang-senanglah
Kar’na hari ini yang ‘kan kita rindukan
Di hari nanti…

Mungkin diriku masih ingin bersama kalian
Mungkin jiwaku masih haus sanjungan kalian

–kacabiru–